Keterampilan Yang Harus Dimiliki Seorang Manajer

Written by Gamay on August 6, 2020 in Dunia Bisnis with no comments.

Mereka merasa yakin bahwa sang pemimpin memperhatikan kepentingan setiap anggota tim dan sang pemimpin harus menaruh kepercayaan bahwa para anggota timnya melakukan tugas dan tanggung jawab mereka. Pemimpin dan yang dipimpin sama-sama ingin mengetahui bahwa mereka akan menepati janji-janjinya dan tidak pernah luntur dalam komitmennya. Orang yang hidup dengan integritas tidak akan mau dan mampu untuk mematahkan kepercayaan dari mereka yang menaruh kepercayaan pada dirinya. Mengatakan kebenaran secara bertanggung jawab, bahkan ketika mereka merasa tidak enak mengatakannya. Agar semua member atau karyawan bekerja dengan baik dan maksimal, berikan motivasi yang kuat untuk mereka. Memberikan semangat selalu agar mereka cepat menyelesaikan tugas dengan baik dan juga memberikan hadiah bagi yang berprestasi, adalah sedikit contoh dari keterampilan motivasi.

Bisa dari pengamatan, orang lain, atau hasil looking out di internet. Nah, dalam memimpin diri sendiri, kemampuan untuk mengambil suatu keputusan itu penting. Kamu harus mempertimbangkan keputusan mana yang akan kamu pilih, yang punya risiko paling kecil dan paling bisa kamu jalani. Kemampuan ini membuat kamu bisa mengembangkan dan menuangkan ide dalam bentuk tulisan dengan urutan yang jelas dan logis. Menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dan hubungan tiap paragraf menjadi kesatuan yang didukung dengan data, fakta, penalaran dan kesimpulan agar bisa dipahami orang lain.

karena sebelum memimpin banyak orang kita haruslah dapat memahi diri sendiri terlebih dahulu, jika kita dapat memahami diri sedniri dengan baik, maka kita akan dapat memipin perusahaan dengan baik pula. Jika Anda menghadapi rintangan, tetap fokus dan konsentrasi pada tujuan utama. Anggap rintangan tersebut sebagai suatu persimpangan sekaligus kesempatan Anda untuk mendewasakan diri dalam perjalanan mencapai goal Anda. Memiliki pemikiran positif, tentunya akan berkolerasi dengan usaha dan perbuatan yang positif, namun jika kita bersungut-sungut maka akan berimbang pula dengan tindakan yang kita perbuat. Jika kamu punya semangat untuk memperbaiki diri jadi lebih baik lagi, maka self awareness adalah hal utama yang harus kamu asah. Self awareness atau kesadaran diri merupakan sikap yang berupaya memerhatikan pikiran, perilaku, perasaan dan dampaknya terhadap orang lain.

Memiliki nilai-nilai perfect yang bisa diciptakan melalui proses belajar. Semangat seorang pemimpin untuk melakukan perubahan berasal dari dalam dirinya sendiri. Orang-orang memilih seorang pemimpin karena memiliki pemikiran yang revolusioner atau mampu melihat masa depan. Perbedaan pemimpin dengan bukan pemimpin adalah pemimpin mempunyai kemampuan untuk melihat masa depan dengan cara sadar penuh kondisi saat ini, mampu menyerap aspirasi dari lingkungan . Karena tanggung jawab merupakan salah satu hal yang harus dimiliki oleh pemimpin. Kalimat tidak bertanggung jawab ini bisa kita ambil contoh dengan pribadi yang tak memiliki komitmen, bermalas-malasan atau biasa kita sebut dengan istilah “mager” atau malas gerak!!

Baik pria maupun wanita, sejatinya sama-sama memiliki hak dan kewajibannya masing-masing sesuai porsinya. Jangan pernah merasa gengsi melakukan hal yang sewajarnya menjadi tanggung jawab sebagai seorang wanita, pun sebaliknya. Karena pria maupun wanita sama-sama memiliki perannya masing-masing.

Konsep ini akan merubah sistem pengajaran yang biasanya terpaku di dalam kelas, kini dapat memasukkan instrumen lain di luar kelas sebagai bahan ajar seperti observasi lingkungan maupun pencarian daring. Keaktifan siswa dalam mencari ilmu baru dari sumber yang semakin beragam diharapkan dapat meningkatkan kualitas siswa. Namun di atas semuanya itu, ada satu hal yang harus kita perhatikan, yaitu bahwa kelemahan bukanlah masalah utama. Yang paling penting adalah apa yang kita kerjakan saat kita menyadari kelemahan yang ada dalam diri kita. Terkadang kelemahan yang ada dalam diri kita itu ada dengan tujuan agar kita belajar untuk lebih rendah hati dan supaya kuasa Tuhan dinyatakan dalam hidup kita.

Mengetahui kemampuan diri kita sendiri untuk memimpin

Kita bisa menduga apakah kultur perusahaan memang tidak konsisten dengan nilai luhur yang dijunjung tinggi, yang biasanya tertera di dinding-dinding ruang kerja. Timbul pertanyaan di benak para karyawannya, apakah visi organisasi dianggap hanya sekadar hiasan dinding yang tidak dapat dimanifestasikan dalam sikap dan perilaku kerja. Karyawan sendiripun tidak akan nyaman, apalagi bangga, berada di dalam organisasi yang tidak jujur dan tidak menekankan integritas.

Comments are closed.